Categories
Uncategorized

Cara Menanam Bawang Putih Hidroponik Di Rumah

Cara menanam bawang putih hidroponik ini bisa anda terapkan di rumah seperti cara menanam bawang merah di rumah. Cara ini juga bisa anda jadikan sebagai budidaya bawang putih.

Seperti yang kita ketahui, bawang putih yang biasa kita gunakan dalam sayur sop memiliki cita rasa dan aroma yang kuat.

Hanya saja, metode dalam menanam bawang putih hidroponik memiliki media yang berbeda dengan biasanya.

Ingin tahu lebih lanjut? Simak ulasan berikut ini yang sudah kami rangkum untuk anda.

Cara Menanam Bawang Putih Hidroponik

1. Cara Menanam Bawang Putih Secara Hidroponik.

Dalam menanam bawang putih hidroponik membutuhkan syarat-syarat yang cukup berbeda dengan metode budidaya bawang putih secara konvensional.

Dalam metode menanam secara hidroponik adalah memilih bibit bawang putih yang berkualitas dan mempersiapkan media tanam yang tepat.

A. Memilih Bibit Bawang Putih Berkualitas

Bibit bawang putih yang berkualitas dan pilihan adalah kunci untuk mendapatkan hasil produksi yang optimal. Berikut ini ciri-ciri bibit bawang putih yang berkualitas:

  • Bibit Bersih Dari Kotoran
    Gunakan bibit untuk budidaya bawang putih yang tampak bersih dan terbebas dari berbagai kotoran. Jika terdapat kotoran tanah, bibit hama ataupun gulma maka itu dapat mengganggu proses budidaya bawang putih secara hidroponik.
  • Bibit Bawang Putih Harus Sudah Berisi / Bernas
    Pilihlah bawang putih yang baik dan bersih dari kotoran apapun. Gunakan bibit yang memiliki tunas setinggi 5-10 cm dan berakar. Cara mengetahui bibit yang sudah berisi/bernas maka Anda perlu mengecek nya dengan cara: melakukan perendaman. Bibit yang baik akan tampak tenggelam didalam air. Kalau bibit bawang putih yang Anda rendam tidak tenggelam didalam air, berarti bibit Anda kompong dan tidak layak dijadikan bibit.
  • Bibit Bawang Putih Berwarna Cerah dan Mengkilat.
    Pilihlah bibit bawang putih yang berwarna putih cerah dan mengkilat untuk ditanam. Gunakan bibit yang tampak cerah dan mengkilat meskipun sudah disimpan dalam waktu yang lama. Langkah ini merupakan cara untuk mengetahui bawang putih terbebas dari patogen yang merugikan. Karena, jika bibit bawang putih terserang patogen, maka bibit akan tampak kusam.
  • Bibit Memiliki Ukuran yang Sama / Seragam
    Ukuran bibit yang akan ditanam harus tampak seragam. Baik dalam ukuran, warna hingga bentuknya. Dengan demikian, akan lebih berkualitas jika anda membeli bibit pada petani bawang putih langsung. Usahakan pilih ukuran bawang putih yang besar dan tidak cacat.

B. Mempersiapkan Media Tanam Hidroponik Secara Tepat.

Dalam cara menanam bawang putih hidroponik sangat berbeda dengan menanam menggunakan teknik konvensional. Beberapa bahan harus anda perhatikan dalam menanam bawang putih menggunakan media tanam hidroponik.

Beberapa bahan yang perlu dipersiapkan untuk menanam secara hidropnik antara lain sebagai berikut:

  • Arang,
  • Pupuk kompos ataupun pupuk kandang,
  • Sekam,
  • Air,
  • Kain flannel,
  • Pupuk organik cair GDM Spesialis Pangan
  • Selain bahan, alat yang perlu dipersiapkan diantaranya adalah:
  • Botol plastic/gelas plastik berukuran besar,
  • Alat pemotong/pisau/cutter/gunting

2. Metode Menanam Bawang Putih Hidroponik

Cara menanam bawang putih hidroponik adalah dengan cara berikut:

  1. Potong botol plastik menjadi dua bagian. Pada bagian bawah, ukur botol dengan panjang sekitar 4 cm.
  2. Beri lubang- lubang kecil di bagian dasar botol.
    Anda juga bisa menggunakan gelas plastik, berikan lubang- lubang kecil pada dasar gelas plastik.
  3. Iris bagian tutup botol agar diameter lubang pada tutup botol menjadi lebih besar dan lebar. Beri jarak lubang sepanjang 1cm.
  4. Lubangi pada bagian atas dan bagian bawah, disebelah leher botol dengan diameter 1 cm. Selanjutnya, masukkan kain flannel untuk media penyerapan air dan nutrisi
  5. Tambahkan nutrisi untuk bawang putih hidroponik kedalam botol yang berada pada bagian bawah dasar botol.

3. Cara Penanaman Bawang Putih Secara Tepat

Langkah berikutnya yang harus dilakukan setelah media tanam dan nutrisi yang dibutuhkan bawang putih siap, kini saatnya untuk menanam bibit bawang putih.

Simak cara menanam bawang putih menggunakan metode hidroponik berikut ini:

  1. Pilihlah bibit bawang putih yang telah bertunas setinggi 5-10 cm untuk ditanam.
  2. Bersihkan bibit menggunakan gunting. Bagian yang tidak diperlukan dibuang saja lalu cuci dengan air hingga bersih.
  3. Tanam bibit yang sudah siap kedalam media tanam.
  4. Untuk bibit tadi simpan di tempat teduh, namun masih mendapatkan paparan cahaya matahari.

Itu dia tadi bagaimana cara menanam bawang putih hidroponik. Jika anda tertarik, anda dapat mengikuti dan mencoba langkah tersebut di rumah anda. Selamat mencoba.

Categories
Uncategorized

Cara Menanam Kunyit di Polybag Dengan Mudah di Rumah Anda

Cara menanam kunyit di polybag kurang lebih sama seperti cara menanam bawang merah. Hanya saja cara menanam kunyit memiliki langkah yang sedikit berbeda dengan menanam bawang merah.

Kunyit juga biasa digunakan pada campuran bahan makanan sayur sop sebagai penambah cita rasa.

Berikut ini, saya akan menjelaskan bagaimana cara menanam kunyit di polybag dengan baik dan benar. Simak ulasannya berikut ini yang sudah saya rangkum untuk anda.

Cara Menanam Kunyit Di Polybag

Selain mudah untuk ditanam, sebenarnya kunyit ini memiliki banyak sekali manfaat yang tidak kita ketahui untuk tubuh. Oleh karena itu, tiap tahunnya konsumen kunyit semakin meningkat.

Meskipun terbilang mudah, bukan berarti anda tidak harus merawatnya. Karena perawatan selama proses pertumbuhan kunyit itu harus sangat diperhatikan agar kunyit dapat tumbuh dengan baik dan segar.

Berikut ini adalah langkah-langkah cara menanam kunyit di polybag yang baik dan benar:

A. Pilihlah Bibit Yang Baik

Tahap awal cara menanam kunyit ini merupakan penentu penting untuk hasil kunyit yang bagus. Untuk mengetahui bibit yang bagus, anda dapat memperhatikan langkah-langkah berikut:

  1. Pastikan bibit kunyit yang anda pilih berasal dari indukan yang bagus atau varietas unggul, berdaun hijau, sehat, subur, dan berbatang kokoh.
  2. Pastikan bebas dari hama dan penyakit.
  3. Pilihlah bibit kunyit yang memiliki ukuran, bentuk, dan warna yang seragam.
  4. Lebih baik lagi bibit kunyit berasal dari indukan yang berusia kurang lebih 7-12 bulan.
  5. Selalu pastikan bibit sudah disimpan dulu sebelum anda mulai menanamnya.
  6. Terhindar dari kotoran seperti biji dari tanaman lain, batu atau kerikil, dan lain-lain.

B. Semai Bibit Terlebih Dahulu

Hal ini dilakukan bertujuan agar bibit yang anda gunakan dapat tumbuh dengan baik dan maksimal serta mempermudah anda dalam melakukan pengontrolan.

Selain dari pada itu, hal tersebut juga memiliki tujuan utama yaitu supaya bibit dapat lebih mudah dalam beradaptasi di polybag.

Supaya anda melakukan penyemaian dengan benar dan baik, berikut cara menanam kunyit saat proses penyemaian:

  1. Bibit yang sudah anda pilih harus dipotong lagi menjadi 2-3 bagian. Masing-masing potongan harus memiliki mata tunas yang baik, paling tidak 1-3 mata tunas. Memiliki berat kira-kira 20-30 gr dan memiliki panjang 3-7 cm.
  2. Masukkan dan rendam bibit tadi ke dalam larutan pupuk cair organik dengan takaran 1 liter pupuk cair dilarutkan kedalam 50 liter air (1:50). Biarkan selama 12 jam.
  3. Keluarkan bibit yang sudah direndam dan tiriskan.
  4. Letakkanlah bibit tadi pada tempat lembab yang bersuhu kisaran 25-28 derajat celcius. Simpan selama kurang lebih 1-1,5 bulan supaya tunas dapat tumbuh lebih cepat.
  5. Pastikan anda menyiramnya 2 kali sehari disaat pagi dan sore hari.
  6. Lalu, biarkan saja tunasnya tumbuh sendiri dan setelah itu bibit siap untuk ditanam.

C. Pindahkan Bibit

Lalu, setelah bibit tadi sudah siap, lakukanlah pemindahan bibit, Setelah tunasnya tumbuh setinggi 2-3 cm, maka bibit tadi sudah siap untuk ditanam di polybag.

Berikut ini cara untuk memindahkan bibitnya:

  1. Pindahkanlah bibit dengan hati-hati. Ini bertujuan agar tunas yang sudah tumbuh tadi tidak rusak.
  2. Pastikan bibit tetap lembah dengan menyemprotnya menggunakan air.
  3. Simpan bibit pada suatu wadah tertentu guna mempermudah pemindahan atau pengangkutan.

Kemudian, setelah anda memindahkan bibit tadi, saatnya untuk andamelakukan penanaman kunyit. Berikut ini cara menanam kunyit dengan baik agar perkembangannya bagus:

Cara Menanam Kunyit Di Polybag

Setelah anda memindahkan bibit kunyit tadi, maka ini saatnya untuk anda menanam kunyit tersebut. Berikut cara menanam kunyit di polybag:

  1. Sesuaikan banyak polybag dengan bibit yang sudah anda siapkan sebelumnya.
  2. Galilah lubang dengan kedalaman kurang lebih 5 cm.
  3. Lalu, masukkan bibit kunyit tadi kedalam lubang yang sudah anda gali dengan tunas menghadap ke atas.
  4. Tutub kembali bibit tadi dengan tanah hingga bagian rimpang tertutup. Jangan tutup bagian tunasnya dan biarkan tetap di permukaan.
  5. Anda sangat disarankan untuk menanamnya pada saat musim penghujan.
  6. Sesuaikan jarak tanam kunyit dengan kondisi ukuran dan tempat dari polybag anda. Jangan tanam kunyit terlalu rapat atau dekat supaya kunyit dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal dan baik.

Itu dia tadi bagaimana cara menanam kunyit pada media polybag yang baik dan benar agar mendapatkan hasil yang optimal. Semoga langkah-langkah dalam menanam kunyit di polybag yang saya bagikan tersebut dapat berguna bagi kita semua.

Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat berguna. Saya harapkan anda dapat mengikuti langkah-langkah tersebut dengan baik dan  benar. Selamat mencoba teman-teman!

Categories
Uncategorized

Cara Menanam Daun Bawang Dari Batang Atau Bibitnya

Cara menanam daun bawang dari batang tidaklah terlalu sulit sama seperti anda menanam bawang merah. Seperti yang anda tahu, daun bawang biasa digunakan sebagai bahan makanan dalam masakan sayur sop.

Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara menanam daun bawang dari batang. Selain dari batang, anda juga bisa menanam daun bawang dari bibit.

Simak ulasannya berikut untuk anda.

Cara Menanam Daun Bawang Dari Batang Atau Bibit

A. Cara Menanam Daun Bawang Dari Batangnya Dimulai dari Memilih Jenis Bawang

Sebelum kita masuk lebih jauh tentang cara menanam daun bawang, daun bawang merupakan tunas hijau yang sudah tumbuh sebelum umbi dari bawang mulai terbentuk. Pada dasarnya mereka adalah bawang yang masih hijau. Carilah bibit daun bawang, seperti spesies A.

Bawang perai jepang (Welsh onions), bawang merah, putih, atau bombay bisa di pilih sesuai favorit anda untuk ditanam.

  1. Jika anda jika anda tidak ingin menanam daun bawang dari benih, selanjutnya pilihlah bawang merah, putih atau siung bawang untuk ditanam. Biasanya terlihat seperti umbi-umbi kecil yang berakar dan diikat dengan karet gelang atau tali.
  2. Anda dapat memilih mana yang anda ingin untuk menjadi daun bawang saja atau umbi bawangnya untuk tumbuh.

B. Siapkanlah Area untuk Anda Menanam Daun Bawang

Cara menanam daun bawang selanjutnya terserah anda ingin menanam daun bawang di halaman rumah atau sekedar menanam di pot, yang penting tempatnya memiliki sinar matahari dan air yang cukup.

  1. Coba untuk gali tanah hingga 30 cm dan gunakan kompos, tepung darah, atau bahan organik lainnya untuk memperkaya tanah dengan nutrisi. Bertujuan untuk memastikan daun bawang tumbuh kuat serta sehat, dan terus memproduksi tunas selama musim tanam.
  2. Pastikan batu-batu, ranting-ranting dan rumput-rumput liar dibersihkan sebelum anda menggali dan mengerjakan tanahnya.
  3. Anda dapat menggali tanah menggunakan sapu taman jika Anda bekerja pada bidang kecil. Untuk area lebih besar, beli atau sewa kultivator untuk mempermudah pekerjaan.
  4. Kalau anda hanya ingin untuk menanam beberapa daun bawang, anda dapat mempersiapkan sebuah pot dengan tanah kaya kompos daripada menanamnya di tanah.

C. Mulai Menanam Daun Bawang

Segera setelah tanahnya dapat digunakan. Cara menanam daun bawang selanjutnya adalah kita harus menunggu sekitar empat minggu sebelum musim semi berakhir. Setelah itu, saatnya kita untuk menanam bibit atau siung yang sudah disiapkan sebelumnya. Kemudian, jika sudah disiapkan bibitnya, taburkan dengan banyak sedalam sekitar 1,5 cm dalam baris yang diberi jarak terpisah 0,3 m.

Dan jika anda hanya memiliki siung, tanam dengan sisi akar ke bawah, 5 cm terpisah sedalam 3 cm, dalam baris yang diberi jarak terpisah 0.3 m. Siram area tamannya secara menyeluruh.

  1. Bibit dari bawang akan mulai bertunas ketika tanahnya bersuhu diantara 65-86 derajat Fahrenheit (18,33 – 30 derajat Celsius). Hal ini akan perlu diperhatikan hingga sekitar satu bulan bagi bibit bawang untuk bertunas.
  2. Jika lingkungan anda beriklim dingin dengan musim semi yang terlambat, anda dapat mulai menanam bibit di dalam ruangan sekitar delapan minggu sebelum musim semi berakhir.
  3. Setelah itu, tanam bibit dalam biji yang sudah disiapkan di gambut sebagai pot permulaan dan jaga agar tetap tersiram.
  4. Lalu letakkan bibit yang sudah anda tanam pada ruangan hangat dan terkena cahaya selama periode bertunas. Jika tanah yang ada diluar cukup hangat untuk digunakan, pindahkan bibit ke taman atau pot lebih besar.

Itulah tadi penjelasan tentang bagaimana cara menanam daun bawang dari batang atau bibit. Apakah anda tertarik untuk mencobanya?

Jika anda menanam sendiri daun bawang anda, anda juga bisa memangkas sedikit pengluaran untuk bahan makanan. Walaupun bisa dibilang bukan nominal yang besar, akan tetapi setidaknya membantu.

Semoga bermanfaat bagi kita semua. Selamat mencoba!

Categories
Uncategorized

Cara Tanam Bunga Matahari Dengan Langkah Lengkap

Cara tanam bunga matahari bisa dibilang mudah. Tanaman bunga matahari selain digunakan sebagai tanaman hias, biasanya tanaman bunga matahari juga bisa dimanfaatkan bijinya untuk dijadikan makanan.

Apakah anda tahu kalau bunga matahari juga bisa dijadikan sayur sop?

Selain diolah menjadi makanan, biji bunga matahari atau yang biasa kita sebut kuaci juga bisa diolah menjadi minyak biji bunga matahari. Media tanam bunga matahari juga bisa di lahan sempit seperti bawang merah.

Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan cara tanam bunga matahari. Berikut ini langkah lengkap cara menanam bunga matahari.

Cara Tanam Bunga Matahari

Tahapan menanam bunga matahari agar tumbuh subur, ada beberapa hal yang pastinya anda penuhi. Hal tersebut meliputi beberapa hal salah satunya dalam pemilihan bibit atau biji bunga matahari, perlakuan penyemaian bibit bunga matahari. Berikut tahapan yang bisa anda terapan:

A. Pemilihan Bibit Unggul Bunga Matahari

Sebelum anda menanam bunga matahari, anda harus menentukan dan mengetahui mana bibit bunga matahari yang berkualitas.

Memilih bibit yang bekualitas berkualitas akan berpengaruh terhadap bunga yang dihasilkan.

Berikut Ini adalah Ciri-Ciri Indukan Bunga Matahari yang Berkualitas:

  • Tinggi batang sekitar 1-3 meter.
  • Batang yang berkualitas berbentuk basah.
  • Daun bunga matahari tunggal dan berbentuk hati.
  • Bunga yang di hasilkan besar.

Berikut Ciri Benih dari Beberapa Varietas

  • Mammoth grey memiliki ciri-ciri benih berwarna putih, berukuran besar, dan memiliki corak garis hitam-coklat.
  • Evening sun memiliki ciri-ciri benih  yang memiliki variasi warna mulai dari putih sampai hitam.
  • Velvet queen memiliki ciri-ciri benih yang berukuran lebih kecil.

B. Penyemaian Bibit Bunga Matahari Secara Tepat

Setelah memilih biji atau benih bunga matahari yang tepat dan sesuai, maka tahapan selanjutnya anda bisa melakukan penyemaian bibit atau biji bunga matahari yang sudah dipiliha dan siap semai.

Tujuan dari penyemaian bibit atau biji bunga matahari ini untuk mendapatkan pertumbuhan bibit bunga matahari yang seragam saat siap ditanam nantinya.

Anda Bisa Menerapkan Tahapan Penyemaian Seperti Berikut

  1. Sebelumnya periksa suhu lingkungan sekitar tempat anda ingin menanam bunga matahari, bunga matahari biasanya agar dapat tumbuh besar dan menghasilkan biji baru memerlukan 80-120 hari tergantung varietas.
  2. Suhu yang tepat agar bunga matahari tumbuh bagus berada dikisaran 64-91°F atau 18-33°C.
  3. Untuk benih atau biji bunga matahari yang dipilih sebelum disemai pastikan untuk direndam terlebih dahulu dengan Pupuk Organik Cair  dengan takaran dosis 1 gelas aqua untuk 10 liter air selama 6 jam.
  4. Setelah perendaman dengan Pupuk Organik Cair, maka biji bunga matahari dikeringkan lalu taruh pada tissue.
  5. Dengan cara melipat benih dalam tissue. Ini bertujuan untuk merangsang benih agar menjadi lebih bagus saat di tanam karena tunas telah muncul. Basahi tissuenya sedikit saja dan jangan sampai terlalu basah.
  6. Lalu letakkanlah biji bunga matahari yang sudah anda siapkan di tengah tissue kemudian lipat. Waktu yang dibutuhkan untuk benih muncul ke permukaan tanah setelah ditanam sekitar 11 hari, bila di letakkan pada tissue biarkan saja selama 1-2 minggu kemudian di tanam.
  7. Kemudian anda bisa memotong tepi kulit biji (jika perlu), jika dalam 2 – 3 hari tidak tumbuh maka potong tepi bijinya hati-hati jangan merusak benih bagian dalam kemudian di tetesi air agar lembab.

Menanam Bunga Matahari Secara Efektif

A. Lahan dan Jarak tanam Bibit bunga matahari

Berikut Ini adalah Tahapan Pemindahan Bibit Bunga Matahari Kedalam Lahan

  1. Jika anda ingin menanam bunga matahari, lebih baik pada lahan terbuka karena bunga matahari akan mendapatkan sinar matahari yang cukup. Dibutuhkan 6-8 jam/hari untuk menyinari bunga matahari.
  2. Tanamlah bunga matahari dengan kedalaman tanah 2,5-5 cm dengan jarak tanam 15 cm setiap tanaman agar tidak mengganggu tanaman lain. Jika menanam sekumpulan besar bunga matahari berikan jarak 76 cm setiap lubang.
  3. Lalu pindahkan bibit bunga matahari yang sudah semai secara perlahan kedalam lahan tanam, dengan membuka bibit bunga matahari secara perlahan dari media semai. Pastikan pada saat memindahkannya, bibit bunga matahari ikut tercabut semua akarnya.
  4. Kemudian setelah itu, bibit yang sudah ditanam dengan perlahan masukkan ke lubang tanam hingga akar tanam tidak nampak lagi ke permukaan. Tekan secara perlahan agar tanamana masuk dengan baik kedalam lubang.

B. Menanam Bibit Bunga Matahari Kedalam Pot

Proses Penanaman Bibit Bunga Matahari yang Sudah di Semai Kedalam Pot Secara Tepat, Berikut Tahapannya

  1. Pertama, anda bisa memindahkan bibit yang sudah semai kedalam pot dengan cara mencabut secara perlahan bibit yang sudah semai dari media semainya.
  2. Kemudian anda bisa memindahkan secara perlahan bibit bunga matahari kedalam media pot yang sudah anda siapkan tadi, gunakan alat centong tanah untuk memasukkan bibit bunga matahari secara perlahan kedalam media pot.
  3. Pastikan akarnya ikut terangkat dengan baik dan pastikan tidak ada yang rusak, setelah itu masukkan kedalam media pot dengan tepat secara perlahan agar bibit bunga matahari tidak rusak pada saat penanaman.
Categories
Uncategorized

Cara Menanam Bawang Merah di Rumah Dengan Lahan Sempit

Apakah anda sudah tahu bagaimana cara menanam bawang merah di rumah yang kurang lebih sama dengan cara menanam daun bawang? Nah, pada pembahasan kali ini saya akan memberikan langkah-langkah cara menanam bawang merah di rumah untuk anda.

Seperti yang kita ketahui bersama, bawang merah merupakan bahan makanan yang paling utama dan sering digunakan. Bawang merah digunakan di berbagai olahan masakan seperti sayur sop.

Bahkan bawang merah sendiri bisa di olah tanpa banyak campuran bahan lain. Contohnya, bawang goreng, acar, dan lain-lain.

Langsung saja simak pembahasan berikut tentang bagaimana cara menanam bawang merah di rumah yang sudah kami rangkum untuk anda.

Cara Menanam Bawang Merah di Rumah

Berikut langkah-langkah yang dapat anda ikuti untuk menanam bawang merah di rumah:

Menanam Bawang

1. Siapkan Tanahnnya

Ketika Anda sudah siap untuk menanam bawang merah, galilah tanah Anda dengan kedalaman sekitar 15,2 cm. Setelah itu, tambahkan satu lapisan pupuk fosfor (sekitar 1 cangkir per 6 meter). Gunakanlah campuran seperti 10-20-10 atau 0-20-0 maka campuran tersebut akan memberi dorongan tambahan lebih untuk perkembangan bawang merah Anda.

Pada titik ini, pastikan untuk menyingkirkan semua gulma yang muncul di petak tanah yang Anda gunakan untuk menanam bawang Anda.

2. Gali Lubangnya

Setelah anda melakukan langkah sebelumnya, maka tanam umbi bawang atau biji bawang yang sudah Anda siapkan sebelumnya dengan kedalaman tidak lebih dan tidak kurang dari dari 2,5 cm dari permukaan tanah yang sudah anda gali sebelumnya; jika terlalu banyak umbi yang ditanam, pertumbuhan bawang akan berkurang dan menyempit.

Cobalah untuk menanam umbi bawang Anda dengan jarak 10,2-15,2 cm, dan biji bawang dengan jarak 2,5-5,1 cm. Ketika bawang mulai tumbuh, Anda dapat memindahkan mereka dan memberi jarak tanam yang lebih jauh untuk meningkatkan ukuran pertumbuhan mereka.

3. Tanam Bawangnya

Setelah Anda sudah menggali tanah sesuai dengan ketentuan sebelum ini, Masukkanlah biji bawang merah pada lubang yang telah Anda gali sebelumnya, lalu setelah itu tutup dengan 1,25 sampai 2,5 cm tanah. Gunakanlah tangan Anda atau sepatu Anda guna memadatkan tanah di atas bawang merah tersebut; bawang akan tumbuh dengan lebih baik pada tanah yang padat, bukan pada tanah yang gembur.

Selesaikan penanaman dengan menambahkan sedikit air pada tanah yang sudah anda tanami bawang merah, dan Anda sudah siap untuk melihat tanaman Anda tumbuh!

Bawang dari hasil cangkok membutuhkan lebih banyak air daripada tanaman bawang dari umbi atau biji, sehingga Anda harus memberi kelembaban tambahan jika Anda menanam bawang jenis ini.

4. Jagalah Media Tanam Bawang Anda

Bawang adalah tanaman yang relatif lemah, karena memiliki sistem akar yang rapuh dan mudah dirusak atau dimanfaatkan oleh gulma dan karena mendapat tarikan.

Selalu gunakan alat cangkul untuk memangkas atau memotong bagian atas dari setiap gulma yang muncul pada permukaan tanah, bukan dengan cara mencabutnya menggunakan tangan Anda; jika Anda menarik gulma itu dapat membuat akar tanaman bawang Anda ikut tertarik, dan akan membuatnya sulit tumbuh.

Coba untu selalu menyiram bawang Anda dengan kuantitas sekitar 2,5 cm air dalam tiap minggu dan seterusnya. Tambahkanlah tanaman bawang merah Anda dengan pupuk nitrogen sekali dalam sebulan untuk memberi nutrisi tambahan. Setelah kurang lebih satu bulan penanaman, tambahkan lapisan mulsa di antara tiap-tiap tanaman untuk mempertahankan kelembaban dan menghindari tumbuhnya gulma.

Jika Anda ingin bawang Anda terasa sedikit manis, berilah mereka lebih banyak air daripada biasanya.

Jika tanaman bawang Anda ada yang berbunga, cabutlah tanamannya. Karena, bawang tersebut telah ‘terkunci’ serta tidak akan bisa tumbuh lagi dengan ukuran atau rasa yang normal.

5. Panen Bawang Anda

Jika Anda sudah melakukan semua langkah yang sudah diberikan sebelumnya, maka bawang merah yang Anda tanam sudah siap untuk dipanen dan jika pucuk tanamannya tampak kuning keemasan; pada titik ini, tekuk pucuk tersebut sampai terhampar rata di atas permukaan tanah. Melakukan tindakan seperti ini akan memindahkan lebih banyak nutrisi  untuk memperbesar umbi bawang Anda, bukan untuk menumbuhkan tunas.

Dalam waktu 24 jam, pucuk dari bawang merah yang anda tanam akan terlihat berwarna coklat dan bawang tersebut siap untuk dicabut. Cabutlah bawang Anda dari tanah serta pangkas tunasnya sekitar 2,5 cm di atas umbi dan akar.

Cobalah untun membiarkan bawangnya kering dalam waktu kurang lebih selama satu sampai dua hari di bawah sinar matahari, kemudian pindahkan bawang Anda ke tempat yang kering yang sudah Anda siapkan di dalam ruangan selama 2-4 minggu untuk melanjutkan proses pengeringan.

  1. Siapkan tempat menyimpan bawang Anda di dalam karung yang berongga atau di atas kawat kasa yang berguna untuk memberi aliran udara yang baik ketika bawang dikeringkan. Proses ini akan membantu agar bawang Anda menjadi lebih tahan lama dan mempertahankan rasanya.
  2. Bawang yang manis akan lebih cepat membusuk karena kadar airnya tinggi, jadi konsumsi terlebih dahulu bawang jenis ini untuk mencegah pembusukan.
  3. Buang, atau potong dan gunakan, setiap bawang yang menunjukkan tanda-tanda pembusukan agar mereka tidak menyebarkan penyakit ke bawang lain yang ada di dalam penyimpanan.

Sekian pembahasan kali ini tentang bagaimana cara menanam bawang merah di rumah. Semoga bermanfaat!