Categories
Uncategorized

Cara Menanam Bawang Merah di Rumah Dengan Lahan Sempit

Apakah anda sudah tahu bagaimana cara menanam bawang merah di rumah yang kurang lebih sama dengan cara menanam daun bawang? Nah, pada pembahasan kali ini saya akan memberikan langkah-langkah cara menanam bawang merah di rumah untuk anda.

Seperti yang kita ketahui bersama, bawang merah merupakan bahan makanan yang paling utama dan sering digunakan. Bawang merah digunakan di berbagai olahan masakan seperti sayur sop.

Bahkan bawang merah sendiri bisa di olah tanpa banyak campuran bahan lain. Contohnya, bawang goreng, acar, dan lain-lain.

Langsung saja simak pembahasan berikut tentang bagaimana cara menanam bawang merah di rumah yang sudah kami rangkum untuk anda.

Cara Menanam Bawang Merah di Rumah

Berikut langkah-langkah yang dapat anda ikuti untuk menanam bawang merah di rumah:

Menanam Bawang

1. Siapkan Tanahnnya

Ketika Anda sudah siap untuk menanam bawang merah, galilah tanah Anda dengan kedalaman sekitar 15,2 cm. Setelah itu, tambahkan satu lapisan pupuk fosfor (sekitar 1 cangkir per 6 meter). Gunakanlah campuran seperti 10-20-10 atau 0-20-0 maka campuran tersebut akan memberi dorongan tambahan lebih untuk perkembangan bawang merah Anda.

Pada titik ini, pastikan untuk menyingkirkan semua gulma yang muncul di petak tanah yang Anda gunakan untuk menanam bawang Anda.

2. Gali Lubangnya

Setelah anda melakukan langkah sebelumnya, maka tanam umbi bawang atau biji bawang yang sudah Anda siapkan sebelumnya dengan kedalaman tidak lebih dan tidak kurang dari dari 2,5 cm dari permukaan tanah yang sudah anda gali sebelumnya; jika terlalu banyak umbi yang ditanam, pertumbuhan bawang akan berkurang dan menyempit.

Cobalah untuk menanam umbi bawang Anda dengan jarak 10,2-15,2 cm, dan biji bawang dengan jarak 2,5-5,1 cm. Ketika bawang mulai tumbuh, Anda dapat memindahkan mereka dan memberi jarak tanam yang lebih jauh untuk meningkatkan ukuran pertumbuhan mereka.

3. Tanam Bawangnya

Setelah Anda sudah menggali tanah sesuai dengan ketentuan sebelum ini, Masukkanlah biji bawang merah pada lubang yang telah Anda gali sebelumnya, lalu setelah itu tutup dengan 1,25 sampai 2,5 cm tanah. Gunakanlah tangan Anda atau sepatu Anda guna memadatkan tanah di atas bawang merah tersebut; bawang akan tumbuh dengan lebih baik pada tanah yang padat, bukan pada tanah yang gembur.

Selesaikan penanaman dengan menambahkan sedikit air pada tanah yang sudah anda tanami bawang merah, dan Anda sudah siap untuk melihat tanaman Anda tumbuh!

Bawang dari hasil cangkok membutuhkan lebih banyak air daripada tanaman bawang dari umbi atau biji, sehingga Anda harus memberi kelembaban tambahan jika Anda menanam bawang jenis ini.

4. Jagalah Media Tanam Bawang Anda

Bawang adalah tanaman yang relatif lemah, karena memiliki sistem akar yang rapuh dan mudah dirusak atau dimanfaatkan oleh gulma dan karena mendapat tarikan.

Selalu gunakan alat cangkul untuk memangkas atau memotong bagian atas dari setiap gulma yang muncul pada permukaan tanah, bukan dengan cara mencabutnya menggunakan tangan Anda; jika Anda menarik gulma itu dapat membuat akar tanaman bawang Anda ikut tertarik, dan akan membuatnya sulit tumbuh.

Coba untu selalu menyiram bawang Anda dengan kuantitas sekitar 2,5 cm air dalam tiap minggu dan seterusnya. Tambahkanlah tanaman bawang merah Anda dengan pupuk nitrogen sekali dalam sebulan untuk memberi nutrisi tambahan. Setelah kurang lebih satu bulan penanaman, tambahkan lapisan mulsa di antara tiap-tiap tanaman untuk mempertahankan kelembaban dan menghindari tumbuhnya gulma.

Jika Anda ingin bawang Anda terasa sedikit manis, berilah mereka lebih banyak air daripada biasanya.

Jika tanaman bawang Anda ada yang berbunga, cabutlah tanamannya. Karena, bawang tersebut telah ‘terkunci’ serta tidak akan bisa tumbuh lagi dengan ukuran atau rasa yang normal.

5. Panen Bawang Anda

Jika Anda sudah melakukan semua langkah yang sudah diberikan sebelumnya, maka bawang merah yang Anda tanam sudah siap untuk dipanen dan jika pucuk tanamannya tampak kuning keemasan; pada titik ini, tekuk pucuk tersebut sampai terhampar rata di atas permukaan tanah. Melakukan tindakan seperti ini akan memindahkan lebih banyak nutrisi  untuk memperbesar umbi bawang Anda, bukan untuk menumbuhkan tunas.

Dalam waktu 24 jam, pucuk dari bawang merah yang anda tanam akan terlihat berwarna coklat dan bawang tersebut siap untuk dicabut. Cabutlah bawang Anda dari tanah serta pangkas tunasnya sekitar 2,5 cm di atas umbi dan akar.

Cobalah untun membiarkan bawangnya kering dalam waktu kurang lebih selama satu sampai dua hari di bawah sinar matahari, kemudian pindahkan bawang Anda ke tempat yang kering yang sudah Anda siapkan di dalam ruangan selama 2-4 minggu untuk melanjutkan proses pengeringan.

  1. Siapkan tempat menyimpan bawang Anda di dalam karung yang berongga atau di atas kawat kasa yang berguna untuk memberi aliran udara yang baik ketika bawang dikeringkan. Proses ini akan membantu agar bawang Anda menjadi lebih tahan lama dan mempertahankan rasanya.
  2. Bawang yang manis akan lebih cepat membusuk karena kadar airnya tinggi, jadi konsumsi terlebih dahulu bawang jenis ini untuk mencegah pembusukan.
  3. Buang, atau potong dan gunakan, setiap bawang yang menunjukkan tanda-tanda pembusukan agar mereka tidak menyebarkan penyakit ke bawang lain yang ada di dalam penyimpanan.

Sekian pembahasan kali ini tentang bagaimana cara menanam bawang merah di rumah. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *